
Aku mencari cahayamu... tapi kamu telah meninggalkanku matahariku...
Terus kuberjalan dalam dingin beku bersama bintang di gelap malam...
Kudekap bintang itu... karena hanya bintang itu yang kumiliki setelah kepergianmu...
hanya bintang itu pelita hidupku...
hanya bintang itu yang menghangatkan ruang hatiku...
Tapi bintangku butuh mentari...
agar ia dapat menyerap cahayanya dan menghangatkanku di malam-malamku selanjutnya... aku takut bintangku tak bersinar lagi...cahayanya mulai redup...
Aku terus berdoa...
Ya Allah...hadirkanlah sang mentari untuk bintangku...
agar aku dapat menjalani hidupku lebih baik lagi... di siang dan malam hari...
Doaku mulai terjawab... Sang mentari baru kini mulai terbit...
sinarnya masih malu-malu...
Tapi dapat kurasakan cahayanya mulai menghangatkan hati dan jiwaku...
dan bintangkupun takkan redup lagi...
Kuberdoa... semoga itu bukan ilusi kerinduanku semata...
semoga tiada sedikitpun awan kelabu menghalangi mentari baruku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar